nasional dalam ajang PMR tingkat Madya yang berlangsung belum lama ini. Hal ini merupakan prestasi yang sangat di banggakan, karena MTs Negeri 2 Poso adalah salah satu madrasah di Sulawesi Tengah yang bisa bersaing dengan sekolah lain yang ada di pulau Jawa dan Sumatera.
"PMR Madya ditujukan untuk anggota yang berusia 12-15 tahun, atau setara dengan jenjang SMP/ MTs. Ini berarti MTs adalah sekolah yang tepat untuk membentuk tim PMR Madya, meskipun banyak ajang PMR yang diselenggarakan di tingkat kabupaten atau provinsi, jika ada kompetisi nasional atau provinsi yang lebih besar, tim PMR dari MTs berpotensi untuk berpartisipasi dan menjadi finalis," ung- kapnya kepada Metrosulawesi, Jumat (26/9).
Tahun 2025 ini kata Isra Mangun, MTs Negeri 2 Poso berhasil lolos sebagai finalis dalam ajang bergengsi tingkat nasional, yaitu masuk dalam deretan 28 besar sekolah PMR Favorit kategori Madya.
"Prestasi ini menjadi bukti nyata semangat dan kerja keras anggota PMR dan para pembina PMR dalam mengembangkan kegiatan kepalangmerahan di madrasah. Keberhasilan tersebut sekaligus mengharumkan nama madrasah MTs Negeri 2 Poso di kancah nasional serta memotivasi siswa lainnya untuk terus berprestasi," tegasnya.
Ditanya prestasi PMR MTs Negeri 2 Poso bisa masuk finalis serta kiat untuk mencapai keberhasilan diungkapkan Isra Mangun, yakni melakukan pembinaan yang berkelanjutan serta latihan dan pembinaan yang konsisten dari pembina PMR sangat penting untuk mengasah keterampilan anggota. Kamad Isra Mangun menjelaskan, partisipasi dalam lomba atau mengikuti berbagai ajang lomba PMR, baik di tingkat lokal maupun regional, dimana dapat menjadi langkah awal untuk meraih prestasi dan pengalaman. Serta tak kalah pentingnya juga dukungan dari pihak sekolah atau madrasah, termasuk kepala sekolah, sangat penting untuk memberikan semangat dan memfasilitasi kegiatan PMR. (pul)



